ditantangin

saya tidak pakai mobil pribadi, oke? saya tidak pakai mobil pribadi untuk ke kantor, tidak pakai supir, tidak pakai motor pribadi, yang saya pakai semuanya adalah alat transportasi umum. ketika saya terjebak macet di kendaraan umum karena genangan air menyebabkan kendaraan yang saya naiki terpaksa berhenti, saya hanya punya kedua kaki untuk melanjutkan perjalanan. dan bisakah anda bayangkan saya berjalan kaki dari pukul 06.30-10.00 tapi masih belum sampai kemana-mana kecuali daerah yang macet total dan tidak bergerak? kalau saya menghindari macet, saya ketemu banjir yang level airnya cukup tinggi. kalau saya menghindari banjir, antrian kendaraan berhenti di sepanjang jalan dan tidak bergerak. pilihan saya bukan duduk menanti banjir dan kemacetan yang menyertainya terurai di dalam mobil berkursi nyaman berudara segar, pilihan saya dimandikan asap kendaraan yang berwarna caci-maki para pengguna jalan yang kesal. saya bukan anda dan anda tidak berada di posisi saya di waktu yang sama.

bahkan sekarang, saya sangat kesal pada anda, untuk menulis pun saya merasa tangan saya gemetar penuh kemarahan. anda sungguh-sungguh orang yang sangat, sangat luar biasa dalam hal kekepoan dan ketidakpercayaan terhadap orang lain.

doa saya pada tuhan, semoga dia memberikan kelelahan di hati anda dalam menghadapi saya dan menyebabkan anda menyingkirkan saya dari dunia anda. itu adalah hadiah paling saya nanti-nantikan dalam waktu dekat ini. amin.

.

njir!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s