ingatan

semuanya masih terbayang jelas sekali. saat sendiri, maka aku akan kembali ke rumah sakit, menemani beliau yang sedang menahan sakit. ketika beliau akhirnya tertidur, aku merasa lega. tapi itu tak bisa lebih dari sebentar. selalu ada satu dan lain hal yang membuat beliau terbangun sebentar kemudian. lalu ada terapi dan hemo, semuanya harus dijalani dan beliau merasa ketakutan akannya, akan rasa sakitnya. rasanya ikut sakit di dalam diriku, tapi aku tak bisa melakukan apapun, apapun yang membuat rasa sakit beliau terkurangkan. hanya bisa berbisik, berdoa, berharap beliau diberi kekuatan yang lebih lagi.

ini semua menjadi terlalu jelas sebagai bayangan. aku bertanya-tanya kapan akan datang saatnya bayangan ini hanyalah ingatan, kapan rasa ini akan menjadi tumpul. kapan akan berhenti semua emosi yang menyerang. ini menjadi terlalu jelas sebagai bayangan. lekas, aku ingin tak sakit lagi.

.

maafkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s