orang-orang yang sulit aku sukai 1

ada beberapa sikap orang yang aku tidak bisa saya sukai.

1. teman itu bilang: “kita makan, yuk. aku jemput habis kuliah ya. jam 2, oke?” deal. aku setuju. menjelang jam 2, aku siap-siap. jam 2 lewat 5 menit aku sudah siap mengunci pintu kamar, menyalakan lampu, mengantisipasi kalau-kalau makan siang berlanjut hingga makan malam. jam 2.30 aku dapat sms yang mengatakan bahwa jemputan ditunda sampai jam 3 atau 3.30, karena teman itu harus bertemu dosen. jam 5.30 teman itu datang membangunkan aku yang akhirnya bisa tidur siang. fine! mengesalkan, tapi fine. lalu baru berapa ratus meter dia bilang: “eh kita makan doang, kan? yang deket-deket sini aja, ya? aku udah ditelepon rumah suruh pulang.

imo: lebih baik dia telepon dan bilang makan siangnya diganti lain hari karena hari ini ternyata jadwal dia packed banget.

note: dia bukan pacar aku, bukan suami aku, bukan kakak aku, apalagi adek aku. who am i to demand her time?! tapi kalau dia tidak bisa, so much better kalau dia hanya bilang ” i cancel this meeting, sorry.”

.

2. teman itu bilang: “aku bener-bener pengin ketemu deh. pengin main ke tempatmu.” lalu aku bales, silakan. dia bilang lagi: “udah lama banget ya kita nggak ketemu. waktu kamu kosong?” aku bales, mulai males karena kebanyakan pengantar: ya, aku kosong, dateng aja. dia bales lagi: “tapi nggak sekarang. aku lagi acara, nanti aku datengnya kalo acara aku udah kelar. jeger! lu mau ketemu ato kagak?! itu aja intinya! nggak usah kebanyakan basa-basi basi jamuran! i said: waktu gue ada, so just drag your ugly butt down here! nggak usaha kebanyakan pengantar, ujung-ujungnya cuman ‘kalo sempat’!

imo: teman itu mengira dia penting banget sampe mikir kalo dia nggak basa-basi citranya bakalan rusak. who the hell are you to me?! you’re just someone i called ‘teman itu’. we’re not even that close!

note: mungkin teman itu pikirannya kependekan. dia pikir hanya waktu dia yang penting? well in my life, i’m the main act. get lost!

.

3. teman itu bilang: “eh, kita bakal kedatengan tamu, nih. siapin yuk semuanya. masak ini, itu, anu.” oke, sebagai teman serumah yang baik yang juga kenal dengan tamunya, gue bantu lo mempersiapkan semua untuk menyambut tamu yang kita berdua sayangi. ruangan udah rapi, makanan udah siap, hiburan udah get-set-go, teman itu bilang: “etapi dia kan jarang ke jakarta. harusnya kita kasih tunjuk tempat-tempat keren aja! ya udah, kita ajak mereka ke luar aja. liat-liat mall.”

imo: lo anggep gue babu lo?! apa artinya semua rundingan menu dan dekorasi yang udah kita atur bareng? lo terlalu impulsif gue enek sama lo. terus semua makanan itu harus dibuang semua?! ngehe!

note: dan tamu yang datang itu ternyata terlalu capek untuk beraktivitas selain tidur di hotel.

.

-cut-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s