negeri kebebasan

#nulisrandom2015 #day20 #notags.

.

aku tidak mengerti apa yang terjadi dengan amerika. beberapa hari yang lalu aku mendengar berita tentang penembakan yang menewaskan 9 orang di dalam gereja. entah di mana yang salah, tapi aku tak lagi tergerak untuk merasa tersentuh. sebab, setiap tahun terdengar berita serupa di media, dengan lokasi di negara yang persis sama: united states of america.

jika isis dianggap kejam, paling tidak mereka melakukannya dengan alasan kepercayaan. kegilaan mereka memiliki sebuah pemicu yang jelas, yang meski sulit dimengerti mengapa mereka bisa meletakkan kepercayaan terhadap tindakan anarkis, tapi tetap sudah jelas arahnya.

di negara ini, di indonesia, kekejian sering kali berakar dari masalah ekonomi. menyedihkan dan tetap tidak bisa dibenarkan, tapi tetap saja alasannya sangat jelas. orang bisa sangat menderita atau sangat iri melihat harta/hak milik orang lain yang bukan miliknya, maka dari itu masuk akal jika mereka bertindak ekstrim (tentu saja, tetap tidak dibenarkan).

tapi di usa, berapa kali peristiwa pembantaian terjadi? setiap kali sesudahnya muncul panggilan untuk melakukan hal yang benar agar tidak perlu terjadi lagi peristiwa serupa. namun apa? tetap saja peristiwa-peristiwa itu terjadi. yang menjadi korban adalah orang-orang acak yang tak bisa diprediksi. apakah orang itu punya kejahatan buruk semasa hidupnya, atau mereka terlibat tidak langsung dalam penggencetan, atau alasan apapun. yang jelas saat dibantai, mereka adalah ‘korban tak berdosa’.

mereka meletakkan bunga dan memorial di tkp, tapi apa manfaatnya? di waktu yang lain terjadi hal yang sama di tempat yang berbeda. di negara yang sama.

apa yang salah dengan usa? kenapa di negara itu orang-orang tampaknya sangat tertekan sehingga merasa perlu membantai orang lain untuk melepaskan rasa tertekan mereka? tak jarang peristiwa tersebut berakhir dengan matinya si pelaku sendiri.

penjelasan biasanya mengandung unsur ‘kegilaan’ dari si pelaku. jika benar begitu, mengapa banyak sekali orang ‘gila’ di amerika? rasanya seperti penyakit sapi gila yang menjangkiti manusia. seperti wabah. hanya saja wabah ini tak pernah berhenti.

.

.menyedihkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s