Penunggu toilet

Cuma aku atau yang lain juga merasakan hal yang sama ya? Begini:

Katakanlah kamu harus buang air kecil di tempat umum. Rasanya sudah tidak bisa ditahan lagi sehingga kamu harus ke toilet sekarang juga. Toilet umum seperti apa sih? Ya seperti itulah. Ambil kelas rata-rata saja, tidak usah muluk-muluk seperti toilet umum untuk tamu hotel alias toilet milik hotel.

Di pintu masuk toilet, banyak laki-laki (saya juga heran kenapa banyak sekali laki-laki suka nongkrongnya di toilet). Saat keluar, masih banyak juga. Dan mereka memperhatikanmu, baik saat masuk maupun keluar.

Kamu merasa was-was atau tidak sih? Maksudnya, sebagai perempuan, ada tidak rasa curiga, menduga-duga atau malu (kalau sampai benar dugaanmu) terhadap para lelaki itu? Dan kenapa ya, para lelaki suka memperhatikan perempuan lewat kalau mereka lagi nongkrong? Bukan sekedar melihat, tapi benar-benar memelototi sampai si perempuan itu lenyap dari pandangan. Meski seandainya pun tidak pernah diajari, apa mereka tidak punya sense of hormat pada lawan kelamin?

Menurutku, memandangi sampai 2-3 detik masih wajar, namanya orang lewat. Tapi kalau sampai mata itu ngikutin terus, keterlaluan bukan sih, namanya? Dan aku tidak bicara lelaki tertentu saja. Biasanya mereka yang hobi nongkrongin toilet umum bersikap begitu. Sering kali membuat risih dan gamang.

Atau aku yang terlalu berlebihan?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s