apa yang harus kami lakukan

dikatakan bahwa:

‘muslim di negara-negara Islam sedang dianiaya dan di negara yang tenang-tenang saja, para muslimnya hanya menonton.’

‘Islam sedang diserang, anak-anak muslim dibunuh, dilukai dengan brutal, sementara kita, saudara seiman mereka, diam saja tak melakukan apa-ap.’

‘palestina, afganistan, irak sedang dilanda fitnah kejam, mereka menuju kehancuran, padahal di tempat lain, orang Islamnya seperti buta dan tuli, bersikap seolah masalah ini tak ada.’

diriwayatkan bahwa:

‘pada akhirnya, Allah berjanji, Islam akan menikmati kemenangan yang solid.’

‘kemenangan Islam akan ada di akhir zaman.’

‘menuju akhir zaman, Islam akan dibantai habis-habisan dan akan mengalami penderitaan yang hebat.’

dilogikakan sebagai:

cerita tokusatsi. atau superheroes. di mana tokoh utama selalu kalah dulu sebelum akhirnya menang.

dipersyaratkan:

yang akan menikmati kemenangan adalah orang-orang beriman saja.

pada kekacauan akhir zaman, mereka yang selamat adalah orang yang imannya sangat kuat, tulus dan sedalam-dalamnya.

orang-orang yang imannya penuh keraguan akan berguguran terkena fitnah antikristus, mereka akan tersingkir dari jalan Allah.

dipertanyakan:

apa yang harus dilakukan untuk membantu saudara-saudara muslim di jazirah arab sana? masuk akalkah jika seluruh umat Islam berbondong-bondong ke tanah arab untuk mengusir penyerang saudara-saudaranya? tak usahlah merajalela ke berbagai negeri lain, mari lihat indonesia. masih banyak muslim di indonesia yang melihat pesawat hanya dari gambar saja, hanya dari teve saja, hanya katanya-katanya saja. masih banyak yang membayangkan caranya naik kapal saja tak tahu. tak ayal hanya bisa berdiam diri di tempat, meratapi saudara-saudara yang diserang. terlepas dari itu, saat meratapi kemalangan itu, masih banyak muslim yang makan sekali dalam tiga hari. lantas, apa bisa ditindak untuk membantu? kesengsaraan yang diperlihatkan orang lain mungkin mengibakan, namun dalam kehidupan muslim indonesia sendiri masih banyak umpan iba yang tak kalah bikin miris. apakah ketika tak pergi ke palestina, ke afganistan, ke siria, maka muslim di sini hanya diam saja?

kok, diragukan …

kalau memang bisa membantu, tentu akan dibantu. namun bagaimana caranya? berilah ide. jangan menghakimi seseorang diam saja karena pasrah hanya karena mulutnya tak terbuka. tak akan pernah manusia lain mengetahui apa yang ada dalam hati manusia yang satu. mungkin doa berkubang di sana. mungkin pinta memelas pada Allah diraungkan di dalamnya. mungkin tangis menoreh harapan di relungnya.

jika ada yang bisa dibantu dengan keterbatasan yang tak kalah mengenaskannya ini, apa? sebutkan, beri tahukan, nyatakan. agar pertanyaan itu dapat dijawab dengan hikmah.

apa? apa yang dapat kami lakukan? inilah pertanyaan kami. sebuah pertanyaan yang hanya mengandung tanya, bukan nilai.

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s